MUSHALLA NUR MUHAMMAD
Alamat :
NUR MUHAMMAD
D.I YOGYAKARTA » KAB. BANTUL » PAJANGAN
Deskripsi : MUSHOLLA NUR MUHAMMAD DIBANGUN DI ATAS TANAH WAKAF MILIK HJ. SUTIJAH ISTERI DARI H. SUGENG SULTHONI PUTRA ANGKAT R. MUHAMMAD BERALAMATKAN DI DONGKELAN KAUMAN RT 06 DK V DONGKELAN KELURAHAN TIRTONIRMOLO KECAMATAN KASIHAN KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

ID Mushalla : 02.3.15.02.07.000062
Luas Tanah : 57 m2
Status Tanah : Wakaf
Luas Bangunan : 50 m2
Tahun Berdiri : 1980
Daya Tampung Jamaah : 150
No Telp/Faks : 81.578.702.650 / -
Fasilitas : Parkir, Tempat Penitipan Sepatu/Sandal, Ruang Belajar (TPA/Madrasah), Perlengkapan Pengurusan Jenazah, Koperasi, Perpustakaan, Kantor Sekretariat, Pembangkit Listrik/Genset, Kamar Mandi/WC, Tempat Wudhu, Sarana Ibadah
Kegiatan : Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf, Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Menyelenggarakan kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid), Menyelenggarakan Pengajian Rutin, Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar, Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam, Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Jumlah Pengurus : 21
IMAM KHATIB
4 -
No. ID MUSHALLA
02.3.15.02.07.000062
PETA MUSHALLA (+ perbesar layar peta)
MUSHALLA NUR MUHAMMAD
MUSHOLLA INI DIBUAT ATAS KEINGINAN MASYARAKAT YANG PADA TAHUN 1980 AN MASYARAKAT SANGAT DEKAT DENGAN R. MUHAMMAD, BELIAU ADALAH ABDI DALEM KARATON NGAYOGYOKARTO HADININGRAT, KARENA TIDAK DIKARUNIA ANAK MAKA MENGANGKAT SEORANG ANAK DARI SALAH SATU TRAH KH. MUNAWWIR SADZALI, MA MANTAN MENTERI AGAMA ERA SOEHARTO. JUGA DIDUKUNG OLEH MENTERI AGAMA TERSEBUT MAKA LAHIRLAH MUSHOLLA YANG SAAT ITU PADAT DENGAN KEGIATAN IBU IBU DAN ANAK ANAK, JUGA KEGIATAN PENGAJIAN PENGAJIAN DIPUSATKAN DI MUSHOLLA SAAT ITU SEBGAI KEPANJANGAN TANGAN MASJID PATHOK NEGARA DONGKELAN TIRTONIMOLO KASIHAN BANTUL. SEJAK TAHUN 2016 MUSHOLLA TERSEBUT DIREHAB ATAS STIMULAN DANA DARI KEPATIHAN SEJUMLAH 10 JUTA DAN REHAB TERSEBUT MENGHABISKAN KURANG LEBIH 60 JUTAAN YANG BENTUK DANA TAPI SEMUA BAHAN BANGUNAN MENGGUNAKAN BONGKARAN MASJID PATHOK NEGARA