Profil Masjid
Fasilitas Umum
Sarana Ibadah
Tempat Wudhu
Kamar Mandi/WC
Pembangkit Listrik/Genset
Kegiatan
Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Menyelenggarakan Sholat Jumat
Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar
Menyelenggarakan Pengajian Rutin
Fasilitas Ramah Anak
Fasilitas Disabilitas
Fasilitas Perpustakaan
Sejarah Masjid
Di Dusun Kepung TImur RT. 0 / RW. 0 Desa Kepung Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, pada tahun 1969 ada beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat yang bernama :
1) Bpk. Jamad Iskar 2) Bpk. Samad
3) Bpk. Marbanus 4) Bpk. Zaid / Jaed
5) Bpk. Tafsirul Anam / Sir Anom
Para Tokoh tersebut memiliki sebuah keinginan yang sangat mulya yakni masyarakat masyarakat Dusun Kepung Timur / Rejoagung bisa menjadi masyarakat yang agamis. Karena kondisi masyarakat pada saat itu banyak yang belum paham dan mengenal tentang agama Islam, terlebih tentang masalah ibadah maktubah (Sholat lima waktu) serta mengaji Al-Qur’an yang sangat minim, sehingga bisa disebut sebagai “kampung abangan”.
Cita-cita serta keinginan yang mulya ini direspon oleh para tokoh tersebut, salah satu sarana untuk mewujudkannya yakni dengan membuat srana tempat ibadah (Musholla/langgar). Kemudian 5 (lima) orang tokoh tersebut bermusyawarah dan dengan sepakat akan membangun sebuah tempat ibadah (musholla) sekalipun dengan bentuk yang sederhana. Kemudian dibangunlah sebuah bangunan Musholla tersebut untuk kegiatan sholat lima waktu dengan ukuran 6 m X 8 m.
Setelah bangunan terwujud warga masyarakat lingkungan ternyata merespon dengan sangat antusias, yang dibuktikan dengan meningkatnya jumlah orang yang ikut berjama’ah di Musholla / Langgar tersebut, serta semangat untuk belajar Ilmu agama dan mengaji Al-Qur’an,
Pada tahun 1980 Musholla dipergunakan untuk mendirikan Sholat Jum’at karena jumlah jama’ah dirasa sudah memenuhi syarat minimal untuk melaksanakan Sholat Jum’at. Dengan semakin berkembangnya agama Islam di dusun Kepung Timur serta meningkatnya jumlah jama’ah yang beribadah di Langgar tersebut, membuat para tokoh dan para jama’ah akhirnya bermusyawarah dan mufakat untuk merehab total bangunan langgar tersebut pada tahun 2010
Maka di tahun 2010 tersebut diadakan rehab total bangunan Musholla / Langgar tesebut dengan ukuran 12 m X 9 m. Serambi samping 2.5 m X 6. Dibangun diatas tanah wakaf dari wakif bernama Bpk. dengan luas 749 m2. Dan diberi nama Masjid “Al-Qomar”.