Sebelum bangunan masid "BAITUL MUTTAQINini teneujud,diliokasi yang dtempat
masjd yang sekarang ini,dahulu sudah terwujud bangunan kecil tempat perseg panjang yang
sangat sederhana sekali,yakni sebuah langgar panggung yang terbuat dari anyaman bambu (
gedek ) dan beratap dan alang-alang yang berukuran 3 m x6 m dan disebelahnya terdapat
sumur, sebagai tempat berwudlu dan mandi.
Langgar tersebut milik bapak H.LYAS,penduduk asli sumengko kecamatan
duduksampeyan kabupaten gresik,kegunaan langgar tersebut,disamping untuk sholat.juga tiap
malam digunakan untuk belajar ( mengaji ) mu agama, sedang quru ( ustadznya ) adalah
bapak H.lLYAS sendiri.
Kemudian tanah tersebut di waqofkan untuk kepentingan umat islam,khususnya
untuk tempat ibadah maka sekitar tahun 1947 didirikanlah sebuah masjid juga keadaannya
masih sederhana sekali,masjid tersebut masih terbuat dari anyaman bambu ( gedek ) atap dari
genteng. bentuk bangunan seperti rumah Limas dengan ukuran 7 mx 7 m dan langgar tersebut
diletakkan dimuka digunakan sebagai serambi masjd,sedang lantainya juga masih terbuat dari
anyaman bambu (gedek ),setelah bangunan ini terwujud,maka dibuka pertama kalinya sholat
jum'at dengan mendatangkan khotib dari daerah lain yakni dani kecamatan Glagah kabupaten
Lamongan yang bernama KH.HAMBALL.
Adapaun keguanaan disetiap har-haninya adalah disamping untuk tempat sholat juga
digunakan untuk mengaji ilmu agama, seperti mengajl Al quran,pelajaran sholat,cara-cara
berwudlu,belajar adzan dan lain-lainnya,sedaangkan pembinanya (Ustadznya) adalah bapak
H.MUHAMMAD ( putranya bapak H.ILYAS ) yang telah pulang dari pondok pesantren,sedang
pelaksanaan mengaj itu dilaksanakan setelah sholat Magrib dan setiap setelah sholat subuh
Pada waktu itu masih jarang sekali rumah-rumah, sehingga bangunan itu banyak
dikelilingi rimbunan pohon bambu,sehingga tampak sepi sekali dan kelihatannya terpencil, baru
terlihat agak ramai kalau diwaktu ada anak mengaj disitu.
Selama 15 tahun bangunan masjid tersebut tidak berubah,baru berubah pada tahun
1962,bangunan itu dipugar dengan berukuran lebih besar lagi yakni berukuran 10 m x 10 m
ditambah serambi yang berukuran 5 m,dalam pemugaran tersebut membutuhkan lahan tanah
yang lebih luas,maka ditambah waqofan SURO TAMAN dan dari bapak SODIN.keadaan
bangunan tersebut sudah layaknya masjid sebagaimana masjd-masjd yang ada pada waktu
itu,yakni sudah berdinding dari tembok, tiang dan kayu jati serta beratap dai genting kip dan
sudah berjendela serta lantainya sudah di tegel,sedangkan serambinya masih berdinding darn
kayu jati dan lantainya masih di plester.
Bangunan ini berdiri selama 22 tahun.baru pada tahun 1984, karena banguna ini sudah
tidak bisa menampung para jama'ahnya,maka dipuganan dengan ukuran yang lebih luas, yakni
18m x 19m dan ditambah serambi yang berukuran 6 m.karena membutuhkan tanah yang lebih
luas lagi maka ditambahlah tanah waqofan dari bapak GHOZALI Sekeluarga dan dan bapak
KASIR,
Pada masa tersebut bangunannya sudah lavaknva masid pada masa tersebut karena
bangunan masjd sudah terdin dari bangunan tembok bertiang dari cor dan dikellingi dengan
iendela kaca atap dan genteng kip dan berkubah dari aluminium berantai dari tegel dan untuk
menjaga keamanannya pagar sudah terbuat dari besi untuk pagar depan sedangkan pagar
samping dan belakang terbuat dari pasangan batako tampat wudlunya sangat sederhana
sekali,yakni masih dalam bentuk kolanm,disamping dibuat berwudlu juga digunakan untuk mand
(mengingat keadaan di desa dan masyarakatnya cara mandinya juga masih dengan cara yang
demikian itu ) dan letak kolam tersebut adalah disebelah utara masjd
Ta'mir masjd sudah tersusun dengan baik disekitar tahun 1974,melalui rapat dar
tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh masyarakat yang lain dari desa tersebut,maka dnegan
melalui rapat tersebut dapat menghasilkan susunan ta'mir dengan baik, adapun ketua ta mir
terpilih adalah bapak AZAIN,penasehatnya adalah bapak H MUHAMMAD sedangkan
pelindungnya adalah bapak kepala desa ( bapak H.ZUHRI ) pada waktu itu permlihan
pengurus ta mir diprogramkan setiap tahun ( satu tahun sekali dilaksanakan reformasi Ta mir )
berturut-turut mereka dari tokoh agama dan tokoh masyarakat memilih bapak H.AZAlN,baru
pada tahun 1990 atas permohonan dari bapak HAZEIN sendiri,agar ada penggenerasian dan
pengkaderan, maka ta'mir masjid(ketua)nya berpindah, vakni bapak A.SHOBARI,berturut-turut
sampai tahun 1994.
Adapun penamaan masjid tersebut setelah terbentuknya susunan masjd secara
baik.yakni sekitar tahun 1974 dengan nama masjd BAITUL MUTTAQIN, dan yang memberi
nama adalah bapak ASKUR.
Pada tahun 1994 sampai tahun 2017 ketua ta'mir masjid adalah bapak
MUNAWIR,S Ag.juga terjadi beberapa pembangunan mulai dari tempat wudlu dan banyak lagi
yang lain,
dan pemilihan pengurus ta'mir berubah menjadi setiap5 tahun sekali. dan pada tahun
desa. kepemimpinannya dilanjutkan oleh wakilnya yakni bapak SUKIMAN,pada saat
kepemimpinan bapak H.MASHABl dan bapak SUKIMAN terjadi pemugaran bangunan masjid
secara besar-besaran, yakni merobohkan bangunan lama dengan mendirikan bangunan masjid
baru berukuran yang lebih luas dan besar serta bertingkat,yakni 27m x 21m dan
Dan pada tahun 2023 ini susunan ta'mir BAITUL MUTTAQIN berganti
kepenguusannya dari ketua sebelumnya yakni bapak SUKIMAN berpindah ke ketua yang baru
yakni bapak NASIHUL AZIZM Pd.
Dan sampai hari ini masjid BAITUL MUTTAQIN masih digunakan untuk tempat
beribadah,juga menjadi tempat mengaj AL QURAN yakni TPQ BAITTUL MUTTAQIN.demikian
seiarah singkat tentang berdirinya masjd BAITUL MUTTAQIN,semoga pembangunan masid
ini segera selesai dan menjadi lebih sempurna agar dalam pelaksanaan ibadah