Profil Masjid
Fasilitas Umum
Sarana Ibadah
Tempat Wudhu
Kamar Mandi/WC
Pembangkit Listrik/Genset
Sound System dan Multimedia
Penyejuk Udara/AC
Perlengkapan Pengurusan Jenazah
Aula Serba Guna
Gudang
Taman
Parkir
Kegiatan
Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Menyelenggarakan Sholat Jumat
Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar
Menyelenggarakan Pengajian Rutin
Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Fasilitas Ramah Anak
Fasilitas Disabilitas
Kursi Shalat Lansia
Fasilitas Perpustakaan
Sejarah Masjid
Masjid Jami' Darussalam Cerme, didirikan oleh EMKL Mu'alim pengusaha kain tenun dari India sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia (tahunnya tidak diketahui persis) sebab pelaku sejarah sudah tidak ada semuanya. Masjid ini awalnya adalah mMsjid yang dipergunakan kaum Muslimin dari desa-desa sekitar Kecamatan Cerme, (Desa Cerme kidul, Cerme Lor, Cagak Agung, Ngabetan, Iker-iker Geger, dan lain-lainnya) bahkan pekerja-pekerja pabrik tenun dari luar Kecamatan Cerme,
Semula bangunan pisik masjid ini atapnya berbentuk joglo (model Masjid Demak) karena situasi dan kondisi masjid juga mengalami prubahan baik pisik maupun jama'ahnya. Perubahan pada pisik sekedar renovasi ringan ringan saja sampai sekitar awal tahun limapuluhan. Pada awal tahun enampuluhan ada penanbahan pisik berupa menara penambahan kapasitas ruang jama'ah juga mengalami perubahan.
Seiring dengan terus bertambahnya jama'ah, maka pada tahun 2003 diadakan renovasi besar yaitu seluruh bangunan masjid direnovasi total di lahan tanah seluas 480 m2, tinggal menara tetap tegak dihalaman masjid. Renovasi ini ditujukan untuk dapat menampung jama'ah sholat Jum'at dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Hasil renovasi dan penambhana lahan waqof dari Margina Riantini seluas 181 m2 sehingga luas tanah masjid 661 m2 dengan bangunan induk masjid berlantai 2 (dua).