Profil Masjid
Fasilitas Umum
Sarana Ibadah
Tempat Wudhu
Kamar Mandi/WC
Pembangkit Listrik/Genset
Sound System dan Multimedia
Penyejuk Udara/AC
Kantor Sekretariat
Perlengkapan Pengurusan Jenazah
Tempat Penitipan Sepatu/Sandal
Gudang
Parkir
Kegiatan
Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Menyelenggarakan Sholat Jumat
Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar
Menyelenggarakan Pengajian Rutin
Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Fasilitas Ramah Anak
Fasilitas Toilet Anak
Fasilitas Disabilitas
Tempat Wudhu Disabilitas
Fasilitas Perpustakaan
Kitab Suci (Al-Quran & Al-Hadist) ( 50 )
Sejarah Masjid
SEJARAH MASJID NURUL IMAN
Pembangunan Masjid
Nurul Iman dimulai pada tahun 1999 yang pada mulanya wakaf dari (alm) Bpk.
Sutrisno bin Maidi hingga pada 5 tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 12
Oktober 2004 mendapatkan status menjadi Rumah Ibadah (Langgar) yang diresmikan
oleh Walikota Samarinda Drs. H. Acmad Amins, MM.
Seiringnya
perjalanan waktu dimana jumlah jamaah Langgar makin banyak, status Langgar
dinaikkan menjadi Masjid yang diresmikan pada tanggal 11 November 2011 oleh
Walikota Samarinda Bpk. H. Syahrie Jaang, SH., M.Si & Ketua MUI Prov.
Kaltim Bpk. Drs. K.H. Hamri Has.