TIPOLOGI
Masjid Raya
MALUKU UTARA » KOTA TERNATE » KOTA TERNATE TENGAH
ID Masjid : 01.1.31.08.06.000003
Luas Tanah : 10.000 m2
Status Tanah : SHM
Luas Bangunan : 3.562 m2
Tahun Berdiri : 2010
Daya Tampung Jamaah : 9.500
No Telp/Faks : 0921-3127269 / HP. 081340470700 / 0921-3127269
Fasilitas : Parkir, Taman, Gudang, Tempat Penitipan Sepatu/Sandal, Perlengkapan Pengurusan Jenazah, Mobil Ambulance, Poliklinik, Koperasi, Perpustakaan, Kantor Sekretariat, Penyejuk Udara/AC, Sound System dan Multimedia, Pembangkit Listrik/Genset, Kamar Mandi/WC, Tempat Wudhu, Sarana Ibadah
Kegiatan : Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf, Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Menyelenggarakan kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid), Menyelenggarakan Pengajian Rutin, Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar, Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam, Menyelenggarakan Sholat Jumat, Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu , Kajian Tafsir Al Quran, Kajian Riadussalihin, Expo Syariah, Dewan Pemantau Hilal, Koperasi Syariah, Festiva Al Munawwar, Umrah dan Haji Plus, Konsultasi Agama, Jasa Manasik Haji, Donor Darah, Perkawinan, Sunatan Massal, Rekayasa Sampah, Mahasiswa dan Masjid, Bantuan Musafir, Santunan Anak Yatim, Hari Sabtu Mualaf, Lomba Hafiz, Lomba Azan, Pildacil 5 Bahasa, Pawai Taaruf, Safari Ramadhan, Shalat Gernaha, Istgosah dan Zikir, Kultum dan Tauziah Dhuhur, Ratib Massal, Itikaf, Istigosah Tutup Tahun
Jumlah Pengurus : 75
IMAM KHATIB
6 25
MASJID AL-MUNAWWAR

Pada tahun 2003 Bapak Syamsir Andili sebagai Walikota Ternate mempelopori dimulainya pembangunan Masjid Raya di Kota Ternate. Masjid ini kemudian diberi nama Al Munawwar yang berarti bercahaya dan bersinar. Pembangunan Masjid sampai dengan tahun 2010 berkat dukungan seluruh warga kota ternate kususnya dan masyarakat Maluku Utara pada Umumnya. Masjid Almunawwar dibangun di atas laut yang konon terinspirasi dari masjid di timur tengah tampa mengesampingkan filosofi kedaerahan.

Masjid Almunawwar diresmikan pada tahun 2010 oleh Walikota Ternate Baak Syamsir Andili. Bangunan masjid terdiri dari empat menara kembar, sebuah kuba raksas dan gedung masjid terdiri dari dua lantai untuk tempat ibadah dan lantai dasar sebagai tempat wudhu. Gedung masjid memiliki 12 piar yang melintang arah saf dan 12 pilar membujur arah saf. Angka 12 tersebut sesuai dengan kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. selain itu 4 pilar besar sebagai simbol 4 amirul mukminin sahabat Rasulullah sekaligus melambangkan 4 Kesultanan yang ada di Maluku Utara yaitu Kesultanan Ternate, Kesultanan Tidoe, Kesultanan Bacan dan Kesultanan Jailolo. Pilat-pilar tersebut menyanggah sebuah kubah raksasa yang besarnya 256 m2 sebagai lambang Keesaan Allah SWT. Pada lingkaran kubah tertulis lafaz Allah dan Muhammad perlambang inti dari ajaran Islam.