Profil Masjid
Fasilitas Umum
Sarana Ibadah
Tempat Wudhu
Kamar Mandi/WC
Pembangkit Listrik/Genset
Sound System dan Multimedia
Aula Serba Guna
Ruang Belajar (TPA/Madrasah)
Gudang
Parkir
Kegiatan
Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Menyelenggarakan Sholat Jumat
Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
Menyelenggarakan Pengajian Rutin
Menyelenggarakan kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid)
Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Fasilitas Ramah Anak
Fasilitas Disabilitas
Fasilitas Perpustakaan
Sejarah Masjid
sebelum memiliki masjid yang permanen, masyarakat Dusun Papar Selatan jika ingin melaksanakan sholat hanya berada di rumah masing-masing. Jika ingin jumatan atau sholat di masjid harus menempuh jarak tempuh yang cukup jauh. Kondisi tersebut cukup memprihatinkan mengingat banyaknya jumlah masyarakat yang sama-sama ikut merasakan kondisi tersebut.
Maka timbul gagasan dari masyarakat sekitar dan ulama’ sekitar untuk mendirikan masjid yang permanen. Kemudian masyarakat sekitar bermusyawarah untuk mendirikan masjid yang dekat dari tempat tinggal mereka. Selanjutnya Bapak H. Mat Kalil bersedia mewakafkan tanah yang beliau miliki sebagai tempat dibangunnya masjid. Kemudian masyarakat membentuk panitia pembangunan masjid dan mengadakan penggalangan dana dari masyarakat sekitar untuk membangun masjid. Pada akhirnya Masjid Nurul Huda ini dapat terbangun dengan hasil swadaya masyarakat yang berpartisipasi.
Masjid Nurul Huda walaupun mempunyai lokasi yang kurang memadahi, terletak ditengah-tengah pemukiman warga setempat, namun antusias dan semangat warga setempat untuk mewujudkan terbangunnya masjid tak pernah padam. Karena masyarakat berharap bisa melaksanakan ibadah sholat wajib berjamaah di masjid setiap hari yang dekat dari tempat tinggal mereka. Dan Alhamdulillah dengan ridho Allah, kerja keras dan kesabaran dari masyarakat, pada tahun 1994 Masjid Nurul Huda bisa berdiri dan diresmikan oleh tokoh masyarakat setempat.
Setelah berdirinya Masjid Nurul Huda, masyarakat mearasa senang bisa melaksanakan ibadah di masjid. Selain digunakan oleh masyarakat untuk sholat wajib berjamaah setiap hari, Masjid Nurul Huda juga sering digunakan masyarakat untuk kegiatan ibadah yang lainnya. Masyarakat berharap Masjid Nurul Huda bisa digunakan sebagai sarana ibadah yang aman, nayaman dan tentram bagi masyarakat sehingga bisa menjadi jariyah bagi seluruh masyarakat.