Masjid Darussalam berdiri sebagai pusat kegiatan ibadah dan syiar Islam bagi masyarakat Desa Padasan, Kecamatan Pujer. Pendirian masjid ini berawal dari semangat gotong royong warga sekitar pada awal tahun 1953. Saat itu, kebutuhan akan tempat ibadah yang layak semakin mendesak karena jumlah penduduk muslim di Desa Padasan terus bertambah.
Pembangunan dimulai secara sederhana dengan dana swadaya masyarakat dan bantuan tenaga dari warga desa sendiri. Proses pembangunan berlangsung bertahap. Pada awalnya, bangunan masjid masih berupa konstruksi kayu dan beratap genting. Seiring waktu dan dengan bertambahnya jamaah, masjid ini terus mengalami perbaikan dan perluasan.
Kini, Masjid Darussalam menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan utama di Desa Padasan. Selain sebagai tempat shalat berjamaah, masjid ini juga aktif menyelenggarakan pengajian rutin, peringatan hari besar Islam, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.