Profil Masjid
Fasilitas Umum
Sarana Ibadah
Tempat Wudhu
Kamar Mandi/WC
Pembangkit Listrik/Genset
Sound System dan Multimedia
Perlengkapan Pengurusan Jenazah
Ruang Belajar (TPA/Madrasah)
Tempat Penitipan Sepatu/Sandal
Gudang
Taman
Parkir
Kegiatan
Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Menyelenggarakan Sholat Jumat
Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar
Menyelenggarakan Pengajian Rutin
Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Fasilitas Ramah Anak
Fasilitas Toilet Anak
Fasilitas Disabilitas
Fasilitas Perpustakaan
Sejarah Masjid
BERADA di Dusun Balongmojo kulon Desa Balongmojo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur (JATIM), Masjid At-Taqwa, merupakan salah satu masjid bersejarah yang sering dikunjungi muslim desa Balongmojo. Tak hanya sekadar wisata religi, juga dapat mempelajari sejarah di balik berdirinya masjid ini. Berikut rangkuman beragam fakta unik tentang Masjid At-Taqwa,;
Gaya arsitektur
Masjid ini yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Gresik dan Mojokerto ini memiliki arsitektur khas Demak. Dikutip , bangunan masjid berbentuk rumah zaman dulu dengan ukuran 14 meter, lebar 14 meter dan tinggi dari tanah ke lantai mesjid 1,5 meter. Keseluruhan tinggi masjid mencapai 15 meter yang berdiri di atas tanah seluas 540 meter dan ditopang oleh 24 buah tiang.
Tangga pintunya terbuat dari kayu sedangkan atapnya bertingkat berbahan Genting. Halaman masjid dikelilingi pagar besi dengan memiliki satu pintu masuk. Masjid Balongmojo berbentuk rumah zaman dulu ini didirikan atas inisiatif para sesepuh di Kampung Balongmojo , Dususn Balongmojo kulon yang berasal dari Kampung lama.
Menurut warga setempat, dulu memang berbentuk moshola TA - TAQWA mereka pernah di pugar dan akhirnya berubah menjadi Masjid AT TAQWA Balongmojo
Meski begitu, masjid ini masih tetap berdiri kokoh meski sudah berumur puluhan tahun. Keunikan masjid ini juga terdapat pada bentuk keempat sudut atap. Model ornamen yang berbeda di sudut atap melambangkan 4 suku pilar kebinekaan