Profil Masjid
Fasilitas Umum
Sarana Ibadah
Tempat Wudhu
Kamar Mandi/WC
Sound System dan Multimedia
Gudang
Parkir
Kegiatan
Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Menyelenggarakan Sholat Jumat
Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar
Menyelenggarakan Pengajian Rutin
Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
Fasilitas Ramah Anak
Fasilitas Disabilitas
Fasilitas Perpustakaan
Sejarah Masjid
Pada tahun 1972 almh. Ibu Tuminah mewaqafkan tanah pekarangan rumahnya kepada salah satu pemuka agama di Dusun Gumining, Desa Tambakrejo yaitu Alm. Bapak Rustam, oleh alm. Bapak Rustam dan alm. Bapak Sholeh ditanah tersebut didirikan sebuah musholah semi permanen dengan luas 4m x &m 32m' dengan dibantu oleh masyarakat sekitar, kemudian diberi nama MUSHOLAH SHIROTUL JANNAH, dengan tujuan untuk bisa digunakan sebagai tempat sholat 5 waktu secara berjamaah dan tempat pengajian.
Suatu ketika alm. Bapak Rustam mendengar kabar bahwa salah satu warga di Musholah tersebut pernah diganggu hewan liar, maka alm. Bapak Rustam mempunyai inisiatif mengajak para pengurus Musholah untuk bermusyawarah dengan tujuan untuk mengubah bangunan Musholah tersebut dari semi permanen menjadi permanen. Sehingga para warga yang beribadah bisa merasa nyaman tidak terganggu hewan liar. Pada tahun 1989 alm. Bapak Rustam menyerahkan pembangunan Musholah secara permanen kepada bapak H. Toha salah satu pengurus Musholah, oleh bapak H. Toha diadakan pembangunan tahap I dengan luas bangunan yang sama dengan tujuan agar status Musholah bisa dirubah menjadi Masjid dan agar bisa digunakan untuk menunaikan sholat Jumat.
Seiring perkembangan waktu dan perkembangan penduduk, maka Masjid tersebut tidak bisa menampung para jamaah sehingga kondisinya sudah tidak nyaman. Pada tahun 2006 bapak H. Toha selaku ketua Ta'mir Majid yang pertama mengagendakan untuk pembangunan perluasan Masjid tahap II yang semula luasnya 32m² diperluas menjadi 12m x 16m 192m' dan Alhamdulillah atas dukungan dari semua pihak, pembangunan berjalan dengan lancar dan Masjid tersebut dapat digunakan beribadah seperti Sholat 5 waktu, Sholat Jumat, Pengajian, dan kegiatan sosial kemasyarkatan sampai sekarang. Alhamdulillah semua kegiatan berjalan dengan lancar atas kerjasama Pengurus Ta'mir, pemerintah, dan warga masyarakat sekitar yang telah memberi bantuan berupa infaq dan shodaqoh.