Profil Masjid
Fasilitas Umum
Sarana Ibadah
Tempat Wudhu
Kamar Mandi/WC
Pembangkit Listrik/Genset
Sound System dan Multimedia
Penyejuk Udara/AC
Kantor Sekretariat
Perpustakaan
Aula Serba Guna
Gudang
Taman
Parkir
Kegiatan
Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
Menyelenggarakan Sholat Jumat
Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
Menyelenggarakan Pengajian Rutin
Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
Fasilitas Ramah Anak
Fasilitas Disabilitas
Fasilitas Perpustakaan
Sejarah Masjid
Di sebuah Desa dari Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik,+ 5 km ke arah barat tepatnya Desa Melirang yang memiliki 8 Dusun yaitu Dsn. Melirang Wetan; Dsn. Melirang Kulon; Dsn. Kalimalang; Dsn. Nongko; Dsn. Sidodadi; Dsn. Pereng Wetan; Dsn. Pereng Kulon; dan Dsn. Galalo. Di salah satu dari 8 dusun Desa Melirang tersebut tepatnya Ds Melirang Kulon disitu berdiri sebuah masjid tertua di Desa Melirang yaitu Masji Asy Syaribah yang berdiri sebelum Indonesia merdeka + 1938, masjid tersebut menurut cerita dari sesepuh Desa Melirang, didirikan oleh seorang penyebar agama Islam bersama santrinya yang bernama Asy Syaribah yang akhirnya dijadikan nama dari masjid tersebut.
Masjid Asy Syaribah mengalami dua kali renovasi, renovasi yang cukup total karena muka masjid sudah ada berubahan muka (serambi masjid) yaitu perpaduan arsitek eropa, ketika itu ketua Ta’mir nya adalah Bapak K.H. Hasyim Abu Khoir (beliau juga pada saat itu Kepala Desa Melirang) sekitar tahaun 1985.
Berikutnya dilakukan renovasi lagi sekitar tahun 2000 ketika itu ketua Ta’mir nya adalah Bapak K.H. Ali Muhammad, renovasi kali ini cukup total karena merubah menara yang semula kuba versi kuba awal ketika masuknya Islam ke Indonesia diubah kuba versi eropa. Selanjutnya keta'miran di pimpin oleh K.H. Qushoiyyin Bahri yang berakhir tahun 2019 dan di gantikan olet Bapak Mahkfudz Khoiruman, S.Pd.I. ST sampai sekarang.